Minggu, 04 Juli 2010

Karakteristik Siswa Kelas III SD

Karakteristik Siswa Kelas III SD

Teori Piaget cenderung banyak digunakan dalam proses pembelajaran, walaupun teori ini bukan teori mengajar. Teori piaget adalah teori kognitif, peserta didik harus dibimbing agar aktif menemukan sesuatu yang dipelajarinya. Dalam menyajikan materi harus menarik minat peserta didik sehingga mereka senang terlibat dalam proses pembelajaran. Piaget dalam Trianto mengemukakan ada empat tahap perkembangan kognitif, yaitu ; 1). 0 – 2 tahun adalah tahap sensori motor, ciri pokok perkembangannya berdasarkan tindakan dan langkah demi langkah, 2 ). 2 – 7 tahun adalah tahap pra operasional, ciri perkembangannya menggunakan symbol atau bahasa tanda dan konsep intuitif, 3 ). 8 – 11 tahun atau lebih adalah tahap operasi konkrit, ciri perkembangannya memakai aturan jelas atau logis dan reversible dan kekebalan, 4 ). 11 tahun atau lebih adalah tahap oerasi formal, ciri perkembangannya abstrak, murni simbolis,deduktif, induktif dan logis. [1]

Siswa kelas III SD berada dalam tahap operasional konkret, dengan demikian dalam memberikan materi pelajaran, guru diharapkan lebih menitikberatkan pada alat peraga atau media yang lebih bersifat konkret dan logis. Keterlibatan dan penerimaan dalam kehidupan kelompok bagi anak usia sekolah dasar merupakan minat dan perhatiannya pada kompetensi–kompetensi sosial yang positif dan produktif yang akan berkembang pada usia ini. Hasil pergaulan dengannya dengan kelompok teman sebaya, anak cenderung meniru kelompok teman sebaya baik dalam hal penampilan maupun bahasa. Selama masa perkembangannya, pada anak tumbuh berbagai sarana yang dapat menggambarkan dan mengolah pengalaman dalam dunia di sekeliling mereka.

Dengan memperhatikan karakteristik kognitif siswa kelas III Sekolah Dasar dengan segala aspek dimensi perkembangannya, maka diharapkan system pengajaran yang dikembangkan mampu melayani kebutuhan belajar yang bermakna bagi siswa. Melalui penyampaian materi pelajaran yang tepat, maka peserta didik dapat mengikuti pelajaran dengan baik, sehingga siswa antusias untuk belajar, menjadikan IPS sebagai pelajaran yang menyenangkan dan tujuan dari pembelajaran itu sendiri dapat tercapai dengan maksimal dan memuaskan.



[1] Trianto, Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik ( Jakarta: Prestasi Pustaka, 2007 ), h. 15

1 komentar:

  1. ‎Ninjung Bier GmbH – Titanium chords, brass and brass
    This is titanium hair trimmer a classic solo guitar with titanium bike frame high-quality solid brass tones. This guitar titanium bmx frame is ion titanium on brassy hair easy edge titanium to use and carries very well on your favorite instrument.

    BalasHapus